Daerah

Jelang Idulfitri, TPID Riau Rapat Strategis Kendalikan Inflasi – Rohul Usulkan Jadi Sentra Cabai

13
×

Jelang Idulfitri, TPID Riau Rapat Strategis Kendalikan Inflasi – Rohul Usulkan Jadi Sentra Cabai

Sebarkan artikel ini
Jelang Idulfitri, TPID Riau Rapat Strategis Kendalikan Inflasi - Rohul Usulkan Jadi Sentra Cabai
Pemerintah Provinsi Riau menggelar rapat strategis High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) guna mengantisipasi lonjakan harga dan menjaga ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. (R45/Ibnu)

Rakyat45.com, Rohul – Pemerintah Provinsi Riau menggelar rapat strategis High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) guna mengantisipasi lonjakan harga dan menjaga ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, di Gedung Daerah Balai Serindit, Pekanbaru, Rabu (11/3/2026).

Rapat koordinasi ini diikuti oleh seluruh kepala daerah se-Provinsi Riau, termasuk Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu. Dalam forum tersebut, Wakil Bupati Rokan Hulu H. Syafaruddin Poti hadir bersama Asisten II Setda Rohul Drs. Yusmar serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah dan pihak terkait lainnya.

Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menjelaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat dalam upaya pengendalian inflasi daerah, terutama menjelang hari besar keagamaan yang biasanya memicu peningkatan permintaan kebutuhan pokok.

Menurutnya, langkah koordinasi lintas daerah sangat penting agar ketersediaan bahan pangan tetap terjaga dan harga di pasar tidak mengalami lonjakan yang signifikan.

Ia juga menyebutkan bahwa agenda tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut hasil rapat antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Menteri Koordinator Bidang Pangan yang sebelumnya digelar di Istana Negara pada 2 Maret 2026.

Dalam forum tersebut, Wakil Bupati Rokan Hulu Syafaruddin Poti turut menyampaikan berbagai langkah yang telah dilakukan pemerintah daerah dalam mengantisipasi potensi inflasi selama bulan Ramadan.

Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu secara rutin melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar. Selain itu, koordinasi dengan instansi terkait juga terus diperkuat untuk memastikan distribusi pangan berjalan lancar.

“Pemantauan stok pangan kami lakukan secara rutin, bahkan setiap hari. Ini penting untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap tersedia dan tidak terjadi kelangkaan di pasar,” ujar Syafaruddin Poti.

Selain melakukan pengawasan terhadap ketersediaan bahan pokok, Pemkab Rokan Hulu juga telah melaksanakan operasi pasar guna menjaga stabilitas harga selama Ramadan.

Dalam kesempatan itu, Syafaruddin Poti juga mengusulkan strategi penguatan ketahanan pangan di tingkat provinsi, yaitu dengan menunjuk kabupaten tertentu sebagai pusat produksi atau sentra komoditas pangan tertentu.

Ia mencontohkan, Kabupaten Rokan Hulu dapat ditetapkan sebagai pusat produksi cabai untuk Provinsi Riau, sehingga suplai komoditas tersebut dapat lebih terjamin.

“Jika Rohul ditunjuk sebagai sentra cabai di Provinsi Riau, maka perlu disiapkan lahan serta target produksi yang jelas setiap bulan. Kabupaten lain tetap memiliki program produksi cabai, tetapi berfungsi sebagai penyangga, sementara Rohul menjadi pusatnya,” jelasnya.

Melalui koordinasi yang kuat antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, instansi vertikal, serta pelaku usaha, Pemerintah Provinsi Riau berharap upaya pengendalian inflasi menjelang Idulfitri 1447 Hijriah dapat berjalan lebih efektif.

Dengan langkah tersebut, diharapkan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga dan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan Ramadan hingga Lebaran dengan harga yang stabil.(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *