Rakyat45.com, Siak – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, aktivitas penumpang di Pelabuhan Tanjung Buton, Kampung Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Kondisi ini menjadi perhatian aparat kepolisian yang memperketat pengamanan guna memastikan arus mudik berjalan aman dan tertib.
Pengamanan dilakukan oleh jajaran Polres Siak melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 pada Minggu (15/3/2026). Kegiatan tersebut dipusatkan di Pos Pelayanan Pelabuhan Tanjung Buton dengan melibatkan 19 personel gabungan dari berbagai instansi.
Personel yang diterjunkan terdiri dari unsur kepolisian, TNI, tenaga kesehatan, Dinas Perhubungan, serta Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP). Mereka ditempatkan di sejumlah titik strategis untuk memantau aktivitas penumpang maupun kendaraan yang keluar masuk area pelabuhan.
Beberapa lokasi yang menjadi fokus pengamanan di antaranya pintu masuk pelabuhan, terminal dan area parkir kendaraan, ruang tunggu penumpang, dermaga naik turun penumpang, hingga pengawasan di wilayah perairan sekitar pelabuhan.
Selain menjaga keamanan, petugas juga aktif mengatur arus lalu lintas kendaraan serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap menjaga ketertiban selama berada di kawasan pelabuhan.
Data dari Pos Pelayanan Pelabuhan Tanjung Buton mencatat aktivitas transportasi laut sudah mulai padat. Tercatat sebanyak 20 unit kapal atau speedboat beroperasi dengan jumlah penumpang yang turun mencapai 1.659 orang dan penumpang yang berangkat sebanyak 1.250 orang. Secara keseluruhan, total penumpang yang dilayani pada hari tersebut mencapai 2.909 orang.
Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar melalui Kasat Lantas Polres Siak AKP A. Ramadhan menyampaikan bahwa pengamanan di seluruh titik transportasi menjadi prioritas utama selama masa mudik Lebaran tahun ini.
Menurutnya, Pelabuhan Tanjung Buton merupakan salah satu jalur transportasi penting bagi masyarakat, sehingga keberadaan personel di lapangan sangat diperlukan untuk memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan lancar.
“Personel kami ditempatkan di titik-titik strategis, termasuk pelabuhan, untuk mengantisipasi kepadatan penumpang serta menjaga situasi tetap kondusif selama arus mudik,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran aparat di lapangan merupakan bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat yang sedang melakukan perjalanan pulang kampung.
“Kami ingin para pemudik merasa aman dan nyaman selama perjalanan. Karena itu patroli, pengamanan, serta pengaturan lalu lintas terus dilakukan guna mencegah potensi gangguan keamanan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Pos Pelayanan Pelabuhan Tanjung Buton, Ipda Arnes Renaldo Sitompul, menyebutkan bahwa hingga saat ini situasi di pelabuhan masih dalam kondisi aman dan terkendali.
Menurutnya, seluruh personel tetap bersiaga untuk memantau aktivitas penumpang sekaligus memberikan imbauan terkait keselamatan perjalanan laut.
“Kami terus mengingatkan para penumpang agar menjaga ketertiban, memperhatikan barang bawaan, serta mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi layanan darurat apabila membutuhkan bantuan kepolisian, termasuk melalui Call Center Polri 110.
Hingga pukul 17.00 WIB, situasi di Pelabuhan Tanjung Buton terpantau aman, tertib, dan kondusif. Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 akan terus dilaksanakan guna memastikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama periode mudik Lebaran berlangsung.***












