Rakyat45.com, Meranti – Upaya memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pesisir terus dilakukan berbagai pihak, termasuk aparat kepolisian. Kali ini, langkah konkret ditunjukkan oleh Kapolda Riau, Herry Heryawan, yang menyalurkan bantuan 20 unit mesin ketinting kepada nelayan di Desa Bokor, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (31/3/2026).
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan nyata dalam meningkatkan produktivitas nelayan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah pesisir. Penyerahan dilakukan di Aula Tantya Sudhirajati Polres Kepulauan Meranti dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah dan masyarakat setempat.
Sebanyak 20 nelayan menerima bantuan berupa mesin ketinting, yang terdiri dari dua jenis, yakni Motoya dan Pro-Quip. Masing-masing mesin diharapkan dapat membantu aktivitas melaut menjadi lebih efisien, sehingga hasil tangkapan meningkat dan pendapatan nelayan bertambah.
Program ini menyoroti isu penting terkait kesejahteraan masyarakat pesisir yang masih menghadapi berbagai keterbatasan, mulai dari akses peralatan hingga dukungan infrastruktur. Banyak nelayan tradisional yang masih menggunakan alat sederhana, sehingga produktivitas mereka belum maksimal.
Melalui bantuan mesin ketinting, diharapkan nelayan dapat menjangkau area tangkapan yang lebih luas dan meningkatkan efisiensi waktu saat melaut. Hal ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekonomi lokal yang berbasis pada sektor perikanan.
Kapolda Riau menegaskan bahwa peran Polri tidak hanya terbatas pada menjaga keamanan, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami ingin hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari solusi bagi masyarakat. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap nelayan agar mereka dapat meningkatkan taraf hidup,” ujarnya.
Menurut Herry Heryawan, masyarakat pesisir memiliki potensi besar yang harus terus didorong melalui dukungan nyata. Dengan fasilitas yang memadai, nelayan dapat lebih mandiri dan mampu bersaing secara ekonomi.
Ia berharap bantuan ini tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat.
“Kami ingin nelayan bisa berkembang, mandiri, dan memanfaatkan peluang yang ada. Dengan alat yang lebih baik, tentu hasilnya juga akan lebih optimal,” tambahnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya semangat kebersamaan dalam membangun kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, kolaborasi antara berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan pembangunan di daerah.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari pendekatan humanis Polri dalam menjalin hubungan dengan masyarakat. Tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga membangun kepercayaan dan kedekatan dengan warga.
Sebagai bagian dari komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan, kegiatan tersebut turut dirangkaikan dengan penanaman bibit pohon secara simbolis. Langkah ini mencerminkan upaya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan.
Konsep yang dikenal sebagai Green Policing ini menekankan bahwa pembangunan harus berjalan seiring dengan kepedulian terhadap lingkungan.
Camat Rangsang Barat, Jefri, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan. Ia menilai langkah tersebut sangat membantu masyarakat, khususnya nelayan yang selama ini membutuhkan dukungan peralatan.
“Bantuan ini sangat bermanfaat bagi nelayan kami. Dengan adanya mesin ketinting, aktivitas mereka akan lebih mudah dan hasil tangkapan diharapkan meningkat,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran langsung Kapolda Riau juga memberikan semangat tersendiri bagi masyarakat, sekaligus memperkuat kepercayaan terhadap institusi negara.
Senada dengan itu, Kapolres Kepulauan Meranti, Aldi Alfa Faroqi, menilai kegiatan ini sebagai langkah strategis yang memiliki dampak langsung terhadap masyarakat.
Ia menyebutkan bahwa bantuan tersebut tepat sasaran dan berpotensi meningkatkan ekonomi lokal secara signifikan. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan berbagai pihak terkait.
“Kolaborasi ini sangat penting untuk memastikan setiap program benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami melihat antusiasme warga sangat tinggi dan kegiatan berjalan dengan aman serta kondusif,” jelasnya.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan nelayan di Kepulauan Meranti dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka secara bertahap. Program ini juga menjadi contoh bahwa pembangunan ekonomi dapat dilakukan melalui pendekatan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Ke depan, diharapkan lebih banyak program serupa yang dapat memperkuat sektor ekonomi masyarakat pesisir. Dengan dukungan yang tepat, potensi besar yang dimiliki daerah pesisir dapat dioptimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan secara menyeluruh.
Langkah yang dilakukan Kapolda Riau ini menjadi bukti bahwa sinergi antara keamanan dan kesejahteraan dapat berjalan beriringan, demi menciptakan masyarakat yang lebih mandiri dan sejahtera.***












