Rakyat45.com, Selatpanjang – Rumah korban kebakaran Meranti milik Nurhayati (65) di Jalan Tanjung Harapan, Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebing Tinggi, ludes terbakar. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti kini menyiapkan pembangunan rumah baru bagi korban pada awal 2027.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar saat mengunjungi lokasi kebakaran. Selain meninjau kondisi rumah yang rata dengan tanah, ia menyerahkan bantuan untuk meringankan kebutuhan keluarga korban.
H. Asmar datang bersama Asisten I Sekda Meranti T. Arifin dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Bantuan yang diberikan berupa sembako, peralatan rumah tangga, serta dokumen kependudukan berupa KTP dan kartu keluarga (KK).
Pemerintah daerah juga merencanakan pembangunan rumah berukuran 6×6 meter. Pekerjaan ditargetkan dimulai pada awal 2027 untuk membantu keluarga korban kembali memiliki tempat tinggal setelah kehilangan rumah akibat kebakaran.
Nurhayati mengaku terharu atas perhatian pemerintah daerah. Ia menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diterimanya.
“Terima kasih atas semua bantuan yang telah diberikan. Semoga Pak Bupati dan semua yang hadir dilindungi oleh Allah SWT,” ujar Nurhayati.
Kebakaran terjadi Sabtu (19/9/2026) sekitar pukul 16.50 WIB di rumah Nurhayati, RT 005/RW 001, Jalan Tanjung Harapan. Api pertama kali diketahui anak korban, Mashitah, setelah melihat asap hitam tebal keluar dari dalam rumah.
Api kemudian membesar dan menghanguskan seluruh bangunan. Petugas pemadam kebakaran bersama kepolisian dan warga berhasil memadamkan api sekitar pukul 17.30 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, sejumlah barang milik korban ikut terbakar, antara lain mesin jahit, mesin cuci, kulkas, kasur, sofa, speaker, dan dua unit sepeda. Kerugian materi ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Pemeriksaan sementara di lokasi menduga kebakaran dipicu korsleting instalasi listrik yang menimbulkan percikan api.
H. Asmar kemudian mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama terkait penggunaan kompor dan instalasi listrik di rumah.
“Saya mengimbau seluruh masyarakat Meranti untuk selalu menjaga rumah maupun lahan dari bahaya kebakaran. Jangan lupa mematikan kompor saat meninggalkan rumah dan perhatikan peralatan serta instalasi listrik yang dapat memicu kebakaran. Semoga kita semua senantiasa dilindungi Allah SWT,” kata H. Asmar.**












