
Rakyat45.com, Nias Selatan – Wakil Bupati Nias Selatan, Ir. Yusuf Nache, S.T., M.M., menghadiri sekaligus menjadi narasumber pada kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) I Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) yang mengusung tema “Memperkuat Gerakan Masyarakat Adat yang Berdaulat, Mandiri dan Bermartabat di Tano Niha”. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Pertemuan Komunitas Adat Mbanua Taluzusua, Desa Hilisao’oto, Kecamatan Siduaori, Selasa (09/06/2026).
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Nias Selatan menyampaikan ucapan selamat datang kepada Sekretaris Jenderal Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) beserta seluruh peserta yang hadir di Kabupaten Nias Selatan. Menurutnya, pelaksanaan Musda ini membawa dampak positif bagi kehidupan masyarakat, khususnya dalam memperkuat eksistensi dan peran masyarakat adat di tengah pembangunan daerah.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya terbatas pada komunitas beberapa Ori (gabungan beberapa kampung), tetapi dapat menjangkau seluruh Ori yang ada di Kabupaten Nias Selatan. Lembaga adat yang terbentuk nantinya diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah sekaligus menjadi wadah persatuan masyarakat adat dalam mendukung berbagai program pembangunan di Kabupaten Nias Selatan,” ujar Wakil Bupati.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberadaan lembaga adat memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai budaya, memperkuat identitas masyarakat adat, serta mendukung terciptanya pembangunan yang berkelanjutan dan berakar pada kearifan lokal.
Kegiatan Musda I AMAN tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN), Rukka Simbolon Simbolinggi, Anggota DPRD Kabupaten Nias Selatan Fraksi PKB Tohuzisokhi Buulolo, S.Th., Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Nias Selatan Anggreani Dachi, S.P., M.Si., Camat Siduaori Budiman Hulu, S.E., Camat Idanotae Sadarmeiman Buulolo, S.Pd., Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Nias Selatan Pdt. Luluhati Telaumbanua, S.Th., Kepala Desa Hilisao’oto, para tokoh masyarakat, tokoh adat, serta tamu undangan lainnya.
Peserta Musda berasal dari berbagai komunitas adat di wilayah Tano Niha, di antaranya Mbanua Hilimbaruzo, Mbanua Hilibuulawa Kecamatan Amandraya, Mbanua Hilianaa Hoya Kecamatan Mazo, Mbanua Hilimbowo Kecamatan Idanotae, serta Mbanua Taluzusua Desa Hilisao’oto Kecamatan Siduaori.
Melalui Musda I AMAN ini diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara masyarakat adat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan masyarakat adat yang berdaulat, mandiri, dan bermartabat, sekaligus mendukung kemajuan pembangunan di Kabupaten Nias Selatan.
(Tim Liputan PKP)







