Rakyat45.com, Meranti – Upaya menyelamatkan garis pantai dari ancaman abrasi terus diperkuat. Polsek Rangsang bersama masyarakat Suku Akit Desa Sonde menanam ratusan bibit mangrove di Pantai Gelombang Cinta, Kecamatan Rangsang Pesisir, Jumat (5/6/2026) sore.
Kegiatan yang menjadi bagian dari program Green Policing Polri tersebut dipimpin Wakapolsek Rangsang Ipda Dongan M. Manalu mewakili Kapolsek Rangsang. Hadir pula Bhabinkamtibmas Desa Sendaur dan Desa Kayu Ara Bripka Khairi, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Sebelum penanaman dilakukan, peserta mengikuti sosialisasi tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan pesisir. Warga diberikan pemahaman mengenai peran mangrove sebagai pelindung alami pantai sekaligus penopang keberlangsungan ekosistem dan ekonomi masyarakat nelayan.
Setelah doa bersama, ratusan bibit mangrove ditanam di sepanjang pesisir Pantai Gelombang Cinta yang selama ini menghadapi ancaman abrasi akibat gelombang laut.
“Green Policing ini pendekatan Polri yang humanis dan adaptif. Kami tidak hanya menjaga kamtibmas, tapi juga hadir menjaga alam. Mangrove adalah benteng alami untuk menahan abrasi, mengurangi dampak perubahan iklim, sekaligus mencegah karhutla di lahan gambut pesisir,” kata Ipda Dongan M. Manalu di sela kegiatan.
Menurutnya, perubahan iklim dan abrasi pantai menjadi tantangan nyata yang dihadapi wilayah Kepulauan Meranti. Karena itu, penanaman mangrove dinilai penting untuk menjaga garis pantai, melindungi permukiman warga, serta mempertahankan sumber mata pencaharian masyarakat pesisir.
Aksi pelestarian lingkungan tersebut mendapat sambutan positif dari warga Suku Akit Desa Sonde. Mereka menilai penanaman mangrove merupakan investasi jangka panjang untuk menjaga keberlangsungan wilayah tempat tinggal mereka.
“Kami senang didampingi Pak Polisi tanam mangrove. Pantai ini aset kami, kalau abrasi terus, rumah dan kebun bisa hilang,” ujar salah satu warga.
Kegiatan berlangsung aman dan penuh kebersamaan hingga selesai. Polsek Rangsang menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pertumbuhan mangrove yang telah ditanam serta melibatkan masyarakat dalam program pelestarian lingkungan di kawasan pesisir.**











