DaerahEkonomi

Jagung Pipil Tumbuh Subur di Mandau, Polres Bengkalis Perkuat Swasembada Pangan

24
×

Jagung Pipil Tumbuh Subur di Mandau, Polres Bengkalis Perkuat Swasembada Pangan

Sebarkan artikel ini
Bhabinkamtibmas Desa Bathin Betuah Briptu Maula Salsabila memantau pertumbuhan jagung pipil yang tumbuh optimal di lahan 2 hektare milik Kelompok Tani Rakyat Mandiri di Desa Bathin Betuah, Kecamatan Mandau, sebagai bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional, Jumat (12/6/2026)./R45/Humas.

Rakyat45.com, Bengkalis – Di tengah upaya memperkuat swasembada pangan nasional, hamparan jagung pipil yang tumbuh hijau dan sehat di Desa Bathin Betuah, Kecamatan Mandau, menjadi gambaran nyata keberhasilan program ketahanan pangan yang dijalankan hingga tingkat desa. Melalui pendampingan berkelanjutan, Polres Bengkalis terus mengawal sektor pertanian sebagai salah satu pilar penting dalam menjaga ketersediaan pangan masyarakat.

Komitmen tersebut terlihat dari pemantauan rutin yang dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Bathin Betuah Briptu Maula Salsabila, S.H., bersama Kepala Unit Bumdesa Bathin Betuah, Karsiman, di lahan Kelompok Tani Rakyat Mandiri, Jalan Karya RT 04 RW 02 Dusun Tanjung Sari, Jumat (12/6/2026).

Pengecekan dilakukan untuk memastikan pertumbuhan tanaman jagung pipil pada lahan seluas 2 hektare tetap optimal dan memiliki potensi hasil panen yang maksimal.

Hasil pemantauan menunjukkan tanaman jagung yang memasuki usia tanam sekitar 60 hari berkembang dengan kondisi yang sangat baik. Tingginya mencapai 150 hingga 180 sentimeter dengan batang kokoh, daun hijau cerah, serta sistem perakaran yang kuat, menandakan tanaman berada dalam fase pertumbuhan yang sehat.

Untuk mendukung produktivitas lahan, petani memanfaatkan berbagai jenis pupuk, di antaranya KCL, NPK, Urea, ZA, pupuk kandang kotoran ayam, dan abu janjangan. Kombinasi perawatan tersebut menjadi salah satu faktor yang menunjang pertumbuhan tanaman secara optimal.

Kapolsek Mandau Kompol Primadona menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bagian dari dukungan nyata terhadap peningkatan produksi pangan masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap sektor pertanian guna meningkatkan produktivitas pangan masyarakat. Kehadiran Polri di tengah petani diharapkan dapat memberikan motivasi dan semangat dalam mengelola lahan pertanian secara berkelanjutan,” ujar Kompol Primadona.

Menurutnya, program pendampingan dan pengawasan pertanian akan terus dilakukan sebagai bagian dari kontribusi Polri dalam mendukung program strategis pemerintah di bidang ketahanan pangan.

“Melalui program ketahanan pangan, Polres Bengkalis berkomitmen mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan serta memperkuat ketahanan pangan daerah demi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Perkembangan positif tanaman jagung pipil di Desa Bathin Betuah menunjukkan bahwa kolaborasi antara petani, pemerintah desa, dan kepolisian mampu memperkuat sektor pertanian dari tingkat akar rumput. Jika terus dijaga secara konsisten, pola pendampingan tersebut berpotensi menjadi salah satu penopang ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *