Rakyat45.com, Bengkalis – Drama comeback mewarnai partai puncak Piala Camat Bukit Batu Cup 2026. PS Ankara sempat tertinggal dari Tamiang FC, tetapi mampu membalikkan tekanan menjadi kemenangan 3-1 sekaligus mengunci gelar juara dalam laga yang disaksikan ribuan penonton di Lapangan Gelora Karya Patra, Kompleks Pertamina Patra Niaga RU II Sungai Pakning, Sabtu (12/9/2026) sore.
Tamiang FC lebih dulu membuka keunggulan melalui tendangan bebas. Gol tersebut membuat PS Ankara berada dalam tekanan, tetapi respons cepat mereka mengubah jalannya pertandingan. Serangan yang dibangun secara bertahap menghasilkan gol penyama kedudukan, sebelum PS Ankara kembali menemukan celah untuk membalikkan skor menjadi 2-1.
Memasuki babak kedua, tensi pertandingan meningkat. Sejumlah pelanggaran membuat wasit mengeluarkan kartu kuning. Tekanan semakin berat bagi PS Ankara setelah salah satu pemainnya menerima kartu merah sehingga mereka harus melanjutkan laga dengan 10 pemain.
Alih-alih kehilangan kendali, PS Ankara justru tampil lebih disiplin. Mereka mampu menjaga keseimbangan permainan dan memanfaatkan peluang hingga lahir gol ketiga. Tamiang FC berusaha mengejar, tetapi pertahanan PS Ankara tetap bertahan sampai peluit panjang memastikan kemenangan 3-1.
Hasil tersebut menempatkan Tamiang FC sebagai runner-up. Jonk United menempati posisi ketiga, sedangkan Cino Bana FC berada di peringkat keempat.
Selepas pertandingan, Camat Bukit Batu, Acil Esyno, menyerahkan trofi, medali, dan dana pembinaan Rp16 juta kepada PS Ankara. Tamiang FC menerima trofi serta dana pembinaan Rp8 juta sebagai penghargaan atas pencapaian mereka hingga partai final.
Bagi Acil, rangkaian pertandingan tersebut tidak berhenti pada persaingan untuk merebut trofi. Turnamen menjadi ruang pertemuan masyarakat sekaligus sarana memperkuat semangat kebersamaan melalui olahraga.
“Alhamdulillah, Piala Camat Bukit Batu Cup 2026 berjalan lancar dan meriah. Ini bukan hanya soal siapa yang menang atau kalah. Ini adalah bukti bahwa semangat Bermasa – Bersatu, Maju, Sejahtera masih hidup di Bukit Batu. Melalui olahraga, kita mempererat silaturahmi, menjaga kekompakan, dan melahirkan bibit-bibit atlet muda berbakat,” ujar Acil sembari meneriakkan Salam Bermasa yang disambut yel-yel masyarakat.
Pemerintah Kecamatan Bukit Batu, lanjut Acil, juga akan mempertahankan dukungan terhadap kegiatan olahraga dan kepemudaan sebagai bagian dari program unggulan 2026.
“Kita akan terus buat kegiatan yang langsung menyentuh masyarakat. Tahun ini kita fokus pada kesehatan, kebersamaan, dan pembinaan generasi muda. Semoga turnamen ini menjadi pemicu lahirnya klub-klub sepak bola yang lebih profesional dikecamatan Bukit Batu,” tambahnya.
Puluhan tim dari berbagai desa di Kecamatan Bukit Batu serta sejumlah peserta dari kecamatan lain ambil bagian dalam kompetisi yang berlangsung sekitar satu bulan tersebut. Aktivitas pertandingan turut menghidupkan kawasan sekitar lapangan; UMKM, pedagang kaki lima, dan komunitas suporter ikut meramaikan setiap laga.
Ketua Panitia Abditiansyah, yang juga Sekretaris Camat Bukit Batu, menyampaikan apresiasi kepada PT Pertamina Patra Niaga RU II Sungai Pakning yang telah meminjamkan lapangan. Ia juga berterima kasih kepada para sponsor serta jajaran Polsek Bukit Batu dan Koramil 05 Bukit Batu yang turut menjaga keamanan selama kompetisi berlangsung.
Berakhirnya laga final menandai selesainya seluruh rangkaian Piala Camat Bukit Batu Cup 2026. Lebih dari sekadar kompetisi, turnamen ini meninggalkan ruang bagi masyarakat untuk bertemu, bersaing secara sportif, sekaligus mendorong pembinaan sepak bola dan generasi muda di Kecamatan Bukit Batu.**










