BeritaDaerah

Jalan Penghubung 8 Kecamatan di Nias Selatan Putus Total, Warga Resah dan Aktivitas Ekonomi Terganggu

43
×

Jalan Penghubung 8 Kecamatan di Nias Selatan Putus Total, Warga Resah dan Aktivitas Ekonomi Terganggu

Sebarkan artikel ini

Rakyat45.com, Nias Selatan – Warga di sejumlah wilayah Kabupaten Nias Selatan berlokasi di Desa Taluzusua kecamatan Siduaori dibuat resah terputus totalnya salah satu akses jalan yang menjadi jalur penghubung antarkecamatan. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, khususnya mobilitas dan perekonomian warga. Sabtu, 08/08/2026.

Jalan yang terdampak diketahui merupakan akses penghubung yang melintasi sejumlah kecamatan, yakni Siduaori, Gomo, Mazo, Ulumazo, Boronadu, Uluidanotae, Umbunasi, dan Idanotae Hilimbowo.

Putusnya akses jalan tersebut membuat masyarakat mengalami kesulitan untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Kendaraan yang biasanya melintas untuk mengangkut hasil pertanian maupun kebutuhan pokok kini tidak dapat beraktivitas secara normal.

Sejumlah masyarakat di sekitar lokasi mengaku sangat resah dengan kondisi tersebut. Selain menghambat perjalanan, terputusnya jalan juga dikhawatirkan semakin memperburuk kondisi ekonomi masyarakat yang selama ini bergantung pada kelancaran akses transportasi.

Dampak Ekonomi

Terputusnya akses jalan menjadi persoalan serius bagi masyarakat, terutama bagi para petani dan pelaku usaha yang membutuhkan jalur transportasi untuk membawa hasil pertanian ke pasar maupun mendatangkan kebutuhan dari luar wilayah.

Apabila kondisi tersebut tidak segera ditangani, aktivitas perdagangan dan distribusi barang berpotensi mengalami hambatan. Harga sejumlah kebutuhan masyarakat juga dikhawatirkan ikut terdampak akibat terganggunya distribusi.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun ke lokasi untuk melihat langsung kondisi jalan serta mengambil langkah penanganan agar akses transportasi dapat kembali normal.

Warga juga meminta adanya solusi sementara apabila perbaikan jalan membutuhkan waktu, sehingga mobilitas masyarakat dan distribusi kebutuhan pokok tetap dapat berjalan.

Hingga berita ini ditulis, masyarakat masih menunggu langkah konkret dari pihak terkait untuk menangani akses jalan yang putus tersebut. Warga berharap perbaikan dapat segera dilakukan mengingat jalan tersebut memiliki peran penting sebagai penghubung antarkecamatan dan menjadi salah satu jalur utama bagi aktivitas sosial maupun ekonomi masyarakat.**Sar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *