Jakarta, Rakyat45.com – Insiden kebakaran kembali terjadi di wilayah Jakarta Utara pada Rabu (tanggal), menyebabkan kerugian material dan korban luka. Dua lokasi, yakni sebuah rumah semi permanen di Cilincing dan atap Kantor Lurah Rawa Badak Utara, dilaporkan terbakar dengan dugaan kuat akibat ledakan petasan.
Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, menjelaskan bahwa kebakaran pertama terjadi di Jalan Cakung Drain, Kelurahan Cilincing. Api melahap tiga rumah semi permanen dan tiga rumah bedeng, merusak total area seluas 195 meter persegi.
“Informasi awal yang kami terima dari warga, kebakaran ini dipicu oleh ledakan petasan yang mengenai salah satu rumah gubuk. Api kemudian merambat cepat dan membesar,” ujar Gatot, Rabu (tanggal).
Kejadian tersebut mengakibatkan seorang warga, Z (70), mengalami luka bakar. Korban segera dilarikan ke RSUD Cilincing untuk mendapatkan perawatan. Gulkarmat mengerahkan 40 personel dan delapan unit mobil pemadam kebakaran untuk menjinakkan api, yang berhasil dipadamkan pada pukul 02.06 WIB.
Kerugian material akibat kebakaran ini ditaksir mencapai Rp294 juta. Sebanyak 15 orang dari enam kepala keluarga kehilangan tempat tinggal.
Tidak berselang lama, kebakaran juga melanda atap Kantor Lurah Rawa Badak Utara, Kecamatan Koja, pada pukul 00.34 WIB. Dugaan awal menyebutkan bahwa kebakaran ini dipicu oleh petasan jenis mercusuar yang jatuh ke atap gedung seluas enam meter persegi.
“Kami mengerahkan tiga unit mobil pemadam dengan 15 personel. Berkat respon cepat, api berhasil dipadamkan dalam waktu 21 menit,” jelas Gatot.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp1 juta.
Pihak Gulkarmat mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan petasan, terutama di kawasan padat penduduk. “Kebakaran seperti ini bisa dihindari jika masyarakat lebih waspada dan mengikuti aturan keselamatan,” tegas Gatot.
Kejadian ini menambah daftar panjang insiden kebakaran di Jakarta akibat penggunaan petasan yang tidak bertanggung jawab. Pemerintah daerah dan aparat keamanan diharapkan dapat meningkatkan pengawasan dan memberikan edukasi kepada masyarakat untuk mencegah insiden serupa di masa depan.












