Daerah

Bhabinkamtibmas Turun ke Ladang, Gandeng PKK Wujudkan Ketahanan Pangan di Desa Sokop

32
×

Bhabinkamtibmas Turun ke Ladang, Gandeng PKK Wujudkan Ketahanan Pangan di Desa Sokop

Sebarkan artikel ini
Bhabinkamtibmas Desa Beting dan Sokop, AIPDA Suharmoko, bersama Ketua PKK Desa Sokop Ani Andayani dan warga menyiram bibit jagung usai penanaman di lahan seluas 0,5 hektare di Jalan Sukamaju, Desa Sokop, Kecamatan Rangsang Pesisir.

Rakyat45.com, Rangsang Pesisir – Seragam polisi biasanya identik dengan patroli dan penegakan hukum. Namun di Desa Sokop, Kecamatan Rangsang Pesisir, pemandangan itu berubah. Seorang Bhabinkamtibmas justru turun ke lahan pertanian, mengayunkan cangkul bersama ibu-ibu PKK dan warga untuk menanam jagung. Aksi ini menjadi wujud nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan yang dimulai dari desa.

Kegiatan yang digelar di Jalan Sukamaju, Kamis (13/3/2025) pukul 08.30 WIB tersebut dipimpin Bhabinkamtibmas Desa Beting dan Sokop, AIPDA Suharmoko. Turut hadir Penjabat Kepala Desa Sokop Safri, M.M., Ketua PKK Desa Sokop Ani Andayani, serta masyarakat setempat.

Sebanyak 3 kilogram bibit jagung merek Maxxi ditanam di lahan seluas 0,5 hektare milik PKK. Penanaman ini merupakan implementasi Program Asta Cita Presiden dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan produktif di tingkat desa.

Sebanyak 3 kilogram bibit jagung merek Maxxi ditanam di lahan seluas 0,5 hektare milik PKK. Penanaman ini merupakan implementasi Program Asta Cita Presiden dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan produktif di tingkat desa.

AIPDA Suharmoko menegaskan, keterlibatan Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan lingkungan.

“Tugas Bhabin bukan cuma jaga Kamtibmas. Hari ini kami jaga pangan juga. Kami hadir mendampingi petani, optimalkan potensi lokal, dan jaga stok pangan Desa Sokop tetap aman,” kata AIPDA Suharmoko.

Ketua PKK Desa Sokop, Ani Andayani, menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi bersama Polri memberikan semangat baru bagi ibu-ibu PKK untuk mengelola lahan produktif.

“Lahan ini lahan warga. Dengan didampingi Polri, kami semangat. Harapannya nanti panen bisa bantu ekonomi ibu-ibu di sini,” ujarnya.

Sinergi antara Polri, pemerintah desa, PKK, dan masyarakat itu menjadi langkah nyata membangun kemandirian pangan dari desa. Selain memperkuat stok pangan lokal, hasil panen diharapkan mampu meningkatkan pendapatan warga sekaligus mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *