Daerah

Diskominfotik Bengkalis Tanamkan Literasi Digital dan Anti Bullying di SD Negeri 1

19
×

Diskominfotik Bengkalis Tanamkan Literasi Digital dan Anti Bullying di SD Negeri 1

Sebarkan artikel ini
Diskominfotik Bengkalis Tanamkan Literasi Digital dan Anti Bullying di SD Negeri 1
Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Bengkalis menyasar siswa SD Negeri 1 Bengkalis, Kamis (7/5/2026). R45/LW

Rakyat45.com, Bengkalis – Literasi digital anak Bengkalis terus diperkuat melalui program Diskominfotik Sambangi Sekolah (DSS). Kali ini, Dinas Komunikasi, Informatika, dan

Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Bengkalis menyasar siswa SD Negeri 1 Bengkalis, Kamis (7/5/2026), guna membangun kecakapan digital sekaligus mencegah perundungan di lingkungan sekolah.

Program tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap Kabupaten Layak Anak (KLA), khususnya dalam pemenuhan hak anak melalui edukasi penggunaan teknologi digital yang sehat dan bertanggung jawab.

Sekretaris Diskominfotik Bengkalis, Adi Sutrisno, mengatakan perkembangan teknologi yang semakin pesat harus diimbangi dengan pembentukan karakter dan etika bagi generasi muda.

“Anak-anak saat ini sangat dekat dengan handphone dan internet. Karena itu, mereka perlu dibekali pemahaman agar mampu memanfaatkan teknologi secara positif, aman, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Menurut Adi, program DSS bertujuan melahirkan generasi cerdas digital, yakni generasi yang tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga bijak dalam berinteraksi di ruang digital maupun kehidupan sehari-hari.

Dalam kegiatan tersebut, siswa mendapat edukasi mengenai penggunaan perangkat digital, internet sehat, etika bermedia sosial, hingga dampak negatif bullying terhadap kondisi psikologis anak.

Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui diskusi dan sesi tanya jawab yang disambut antusias oleh para siswa.

Kepala SD Negeri 1 Bengkalis, Riska Saputra, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Ia menilai edukasi langsung terkait literasi digital sangat penting di tengah tingginya penggunaan teknologi oleh anak-anak usia sekolah.

Sebagai penutup kegiatan, siswa dan guru bersama-sama mengikrarkan komitmen anti bullying sebagai upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai.

Melalui program DSS, Diskominfotik Bengkalis berharap pelajar dapat memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana belajar dan berkreasi, sekaligus membangun budaya positif di era digital.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *